Tech News

header ads

SELAMAT JALAN MAMA SUSTER YEPMUM - TELEPE.

Oleh Eman Petege

Mama Suster sayang Engkau tinggalkan Benua Biru daratan Eropa yang peradabannya tinggi, kehidupannya serba mesin tinggal tindis knoop, moderen disegala bidang..namun dengan hati yang ikhlas, semangat yang tinggi tinggal bersama kami dihutan belantara Pegunungan Bintang yang jauh dari hiruk pikuk kota yang serba mewah dan ramai.
Mama Friet mendampingi dan menemani kami berbulan bulan bahkan makan Tahun pada hal dimata Mama Suster kami ini jijik, tidak mandi, kaki Abu, kaki kosong, pakaian kami kotor, tinggal di Kampung, tak ada penerangan, dingin dan sepi yang menyelimutinya setiap malam tiba.

Mama Suster tidak menghiraukan semua keadaan kami ini tetapi dengan modal Iman Kristiani dan demi Kemanusian Tuhan mengutus Mama membawa kabar te
rang dan gembira di Bumi Sibil Valley West Nieuw Guinea ini.

Mama Friet Yepmum, Telep yoo Umur Mu panjang dengan rendah hati kami melepaskan kepergian Mu dengan cucuran air mata yang tak tertahankan.

Mama Suster selamat melayani dan melanjutkan Karya luhur Mu kepada teman teman kami yang lain di Bumi Papua ini.
Terima kasih Mama Suster kita akan berjumpa dialam Firdaus Surga yang indah.

Demikian kata kata dan doa saat perpisahan untuk selamanya dengan Suster Friet yang melayani di Abmisibil dan Oksibil sejak Tahun 1968 sampai akhir Tahun 1974.

Terjemahan bebas dalam dokumen yang ditulis oleh : Pastor Hub Zwartjs dalam Bahasa Belanda.


Foto Dok : Pastor Hubert Zwartjs OFM 1974.
Sumbangan gratis Anak-Anak Putri SD YPPK Abmisibil Daerah Pegunungan Bintang. Foto saat memberikan Ayam Kampung jantan kepada Suster Priet sebagai tanda Terima kasih kepada Suster yang mengajarkan Doa Bapa Kami, Doa Salam Maria, Doa Kemuliaan dan Aku percaya.

Disamping itu Suster juga mengajar, membimbing cara memasak, mencuci, menganyam dengan benang wol, cara memandikan bayi dan menjahit baju.


Coretan Kawan 29/09/2018

Post a Comment

0 Comments